Senin Kliwon,  11 Desember 2017 05:37 WITA
Alamat : Jl. Nusa indah No.20 X Denpasar Bali
Telepon : +62 361 - 234293
Email : info@sman3denpasar.sch.id
Kunjungi kami di
 
Kepala Sekolah
Drs. Ketut Suyastra, M.Pd
Ketua Komite
Ir. Ida Bagus Putu Bintana

Desember, 2017
MSSR KJS
     12
3456789
10 111213141516
17181920212223
24252627282930
31      

MATERI PELAJARAN

KRITIK DAN SARAN
2016-06-10 00:40:54
  Bayu
  Sma 3
 
2015-06-20 15:47:16
  I Wayan Yudiarta
  Rapor perlembangan siswa
 
2015-05-20 02:46:39
  DR.drh.i gede wempi dody surya permadi, M.Si
  manfaatkan eskul
 
2015-04-21 10:48:20
  Cahya
  Siswa merusak kendaraan
 
2014-08-03 19:02:11
  Sukma Awantari
  kalender pendidikkan
 

ALUMNI TRISMA
Nama Alumni
Angkatan
Jurusan

 
ARTIKEL DETAIL
https://sman3denpasar.sch.id/ - Rabu, 26 November 2014
Integritas Guru Jadi Syarat: Guru Masuk dalam Tim Evaluasi Kurikulum 2013
Dibaca: 3280 Pengunjung


Oleh : administrator

Sumber Photo : Dokumentasi SMAN 3 Denpasar.

Jakarta, Kompas - Integritas guru, yakni bersikap jujur, transparan, dan menjadi panutan masyarakat, merupakan persyaratan untuk menciptakan pendidikan bermutu. Mentalitas guru harus diubah dengan mengkaji ulang sistem pendidikan dan pengaturan yang mengikat guru.

"Pendidikan masa depan adalah dengan mengangkat martabat guru, dengan menaikkan mutu pelatihan dan kesejahteraan," kata Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Jakarta, Senin (24/11). Hal ini diungkapkan Anies terkait peringatan Hari Guru secara nasional yang jatuh pada 25 November 2014.
Anies mengatakan akan mengkaji ulang semua lembaga pendidikan tenaga kerja di Indonesia yang berjumlah sekitar 400 lembaga. “Mulai dari perekrutan hingga pendidikan akan ditinjau kembali untuk memastikan kualitasnya baik, tidak asal-asalan,” ujar Anies.

Revisi peraturan
Kemdikbud juga akan merevisi beberapa peraturan, seperti Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No 18 Tahun 2007 yang mewajibkan guru melakukan tatap muka dengan siswa sebanyak 24 jam setiap pekan. Aturan itu diinterpretasikan bahwa guru harus mengajar selama 24 jam per pekan. Akibatnya, guru menyambi di sekolah lain dan eksekusi pelajaran menjadi tidak maksimal.
“Seharusnya, waktu guru untuk mendidik, membina ekstrakurikuler dan menjalankan tugas sebagai wali kelas juga dimasukkan ke dalam 24 jam itu,” ujar Anies.
Kemdikbud akan berdialog pula dengan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan pemerintah daerah soal pengangkatan guru honorer menjadi tetap. Berdasarkan data Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) ada 1,4 juta guru honorer yang berpengalaman mengajar hingga 20 tahun, tetapi gaji mereka di bawah gaji guru tetap.
Pemerintah pun akan mengajak perusahaan milik pemerintah dan swasta untuk memberikan pelayanan khusus kepada guru. “Perusahaan seperti PT Transportasi Jakarta dan maskapai penerbangan Garuda Indonesia bersedia memberikan diskon kepada guru. Perusahaan-perusahaan lain masih dalam proses negosiasi,” kata Anies.
Ketua umum PGRI Sulistyo mengatakan, peningkatan profesionalitas dan kesejahteraan harus diiringi dengan persebaran guru secara merata. Salah satu permasalahan mendasar di Indonesia adalah mayoritas guru berkumpul di Pulau Jawa. Akibatnya, banyak daerah kekurangan guru dan mengisinya dengan guru yang kapasitasnya tidak sesuai.
“Contohnya, guru SMA mengisi kekosongan di SD. Guru SMA tak memiliki keahlian mengajar anak usia SD,” uja Sulistyo.
Di sejumlah daerah, peringatan Hari Guru dijadikan momentum untuk mengingat kondisi guru. Di perbatasan Indonesia-Malaysia di Kalimantan Barat misalnya, banyak guru tidak menerima tunjangan dan tinggal di tempat tak layak huni.
Di Mentawai, selain soal kesejahteraan, guru mengharapkan penyebaran guru untuk daerah pedalaman harus adil. Harapan serupa dilontarkan para guru di Palu, Jawa Timur dan Lebak.
 

Tim Evaluasi
Secara terpisah, di sela-sela pelatihan kepemimpinan “Leader of Change Program 2014” di Auditorium Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga, Surabaya, Jawa Timur, Minggu, Anies Baswedan menyatakan, guru akan dilibatkan dalam evaluasi kurikulum bersama dengan pakar.
Penasihat Dewan Pendidikan Jawa Timur, Daniel M Rosyid, mengapresiasi adanya evaluasi terhadap Kurikulum 2013. “Kurikulum 2013 terlalu tergesa-gesa dan terkesan dipaksakan. Banyak guru dan bahan ajar yang belum siap di lapangan karena perubahan kurikulum itu perlu perubahan mindset dan sikap guru yang masif. Padahal ini semua, kan butuh waktu,” kata Daniel. 

Sumber: harian Kompas edisi Selasa, 25 November 2014


Dibaca: 3280 Pengunjung


 
artikel Lainnya
27 April 2016 : Orangtua Perlu Peduli Agar Anak Main Game Sesuai Tingkat Usia, Hindari Dampak Buruk Game
06 November 2014 : Pergeseran Paradigma Belajar Abad 21
28 Oktober 2014 : Sumpah Pemuda, Ikrar Nasionalisme Pemuda
19 Desember 2012 : Pengenalan Web Programming dengan PHP
10 Desember 2012 : Pengenalan Database dan Programming
Cari artikel :    
 
AGENDA
23-05-2016-02-06-2016
  EVALUASI PEMBELAJARAN
 
30-12-2014-18-01-2015
  Agenda HUT ke-38
 
29-10-2014-29-10-2014
  Ulangan Akhir Semester
 
26-08-2014-26-08-2014
  KALENDER PENDIDIKAN
 
06-02-2013-06-02-2013
  DANA PUNIA PEMUGARAN PADMASANA DAN PELINGGIH PENUNGGUNG KARANG (Lanjutan)
 
Agenda Lainnya

VIDEO KEGIATAN
Video Kegiatan Lainnya

SITUS TERKAIT
  SMAN 4 Denpasar
  SMAN 5 Denpasar
  SMAN 2 Denpasar
  SMAN 7 Denpasar
  SMAN 8 Denpasar
  NUPTK
  SMAN 1 Denpasar
  KEMDIKBUD
Situs Terkait Lainnya

JAJAK PENDAPAT
Bagaimana Penilaian Anda Terhadap Website SMAN 3 Denpasar?
Sangat Bagus
Bagus
Kurang Bagus
Jelek
 
Responden : 6746 Responden
Lihat hasil

DATA PENGUNJUNG


1539583

Pengunjung hari ini : 44
Total pengunjung : 204679

Hits hari ini : 101
Total Hits : 1539583

Pengunjung Online: 2



  Copyright © 2012 SMAN 3 Denpasar. All Rights Reserved.