Kamis Pahing,  19 Oktober 2017 16:28 WITA
Alamat : Jl. Nusa indah No.20 X Denpasar Bali
Telepon : +62 361 - 234293
Email : info@sman3denpasar.sch.id
Kunjungi kami di
 
Kepala Sekolah
Drs. Ketut Suyastra, M.Pd
Ketua Komite
Ir. Ida Bagus Putu Bintana

Oktober, 2017
MSSR KJS
1234567
891011121314
15161718 192021
22232425262728
293031    

MATERI PELAJARAN

KRITIK DAN SARAN
2016-06-10 00:40:54
  Bayu
  Sma 3
 
2015-06-20 15:47:16
  I Wayan Yudiarta
  Rapor perlembangan siswa
 
2015-05-20 02:46:39
  DR.drh.i gede wempi dody surya permadi, M.Si
  manfaatkan eskul
 
2015-04-21 10:48:20
  Cahya
  Siswa merusak kendaraan
 
2014-08-03 19:02:11
  Sukma Awantari
  kalender pendidikkan
 

ALUMNI TRISMA
Nama Alumni
Angkatan
Jurusan

 
ARTIKEL DETAIL
https://sman3denpasar.sch.id/ - Rabu, 27 April 2016
Orangtua Perlu Peduli Agar Anak Main Game Sesuai Tingkat Usia, Hindari Dampak Buruk Game
Dibaca: 809 Pengunjung


Oleh : Adi Soekariawan

Sumber Photo : upsidelearning.com.

Artikel kali ini dimuat di situs Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia. Artikelnya mengajak siswa dan orang tua untuk lebih selektif dalam bermain game, karena memberikan dampak yang positif dan negatif. Bagaimana selengkapnya? Mari kita cermati secara seksma.

Jakarta, Kemdikbud --- Permainan di layar elektronik seperti Game Online atau Play Station bila penggunaan dan penerapannya tepat dapat memberikan dampak positif pada anak, bahkan dapat dirancang khusus sebagai media pembelajaran yang efektif bagi perkembangan kognitif, motorik maupun sosial-emosional.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan menyatakan ada studi yang menyebutkan bahwa anak yang terbiasa main game yang sesuai umurnya, ternyata mereka pengambil keputusan yang cepat dan berani, berlatihnya dari game.

Tetapi sebaliknya, jika anak-anak memainkan permainan untuk dewasa maka bisa menimbulkan dampak negatif. Mereka akan kecanduan karena adrenalin yang terpacu dan bisa berperilaku brutal.

"Game itu tergantung cara penggunaannya. Jangan anti game, jangan juga buta pro game. Tidak semua game memiliki karakteristik yang cocok untuk dimainkan oleh anak semua umur. Orangtua perlu tahu dan peduli bahwa ada sistem rating yang memberi peringatan pembelinya tentang kecocokan konten untuk dimainkan anak usia tertentu. Sehingga anak-anak terhindar dari dampak buruknya,” kata Mendikbud Anies Baswedan di Jakarta, Senin (25/4/2016).

Di Amerika Serikat misalnya, terdapat sistem Entertainment Software Rating Board (ESRB). Dalam sistem ESRB, terdapat enam kategori rating, yaitu: Early Childhood (cocok untuk anak usia dini), Everyone (untuk semua umur), Everyone 10+ (untuk usia 10 tahun ke atas), Teen (untuk usia 13 tahun ke atas), Mature (untuk usia 17 tahun ke atas) dan Adults Only (untuk dewasa), serta satu kategori antara Rating Pending. Deskripsi konten dalam ESRB pun beraneka, mulai dari Blood and Gore, Intense Violence, Nudity, Sexual Content, sampai Use of Drugs. Di kotak video game biasanya terdapat pengkategorian seperti ini, semisal "Mature 17+: Blood and Gore, Sexual Theme, Strong Language”.

Klasifikasi ini menjadi sangat penting karena prinsipnya berbagai pihak di sekeliling anak wajib bertanggung jawab terhadap anak yang termasuk kelompok rentan terhadap berbagai pengaruh teknologi. Sebagian orangtua pun amat awam terhadap model/rating game dan tidak menyadari bahwa tidak semua game cocok untuk anak semua umur, sehingga terlewat mengawasi anak-anaknya dalam memilih game.

Anies Baswedan mengharapkan orangtua menyadari tentang pengkategorian game ini, serta membimbing dan terlibat bersama anak-anaknya memilih game yang cocok bagi mereka. Tujuannya agar pada akhirnya anak memiliki media literacy - kemampuan untuk melek media - memahami alat dan konten yang mereka gunakan dan mampu memilih yang tepat dan berpengaruh positif.

Penggunaan game yang baik mampu menghibur tanpa berisiko memberikan dampak buruk, dimainkan dalam porsi yang pas dan seimbang dengan berbagai alternatif kegiatan lain. Orangtua juga perlu mahir dalam memanfaatkan video game sebagai salah satu media pembelajaran sesuai minat dan kebutuhan anak.

Anies juga mendorong para pecinta game (gamers) yang telah memahami sistem rating dalam game agar turut membantu menyebarkannya kepada para orangtua dan guru.

Tips Mencegah Kecanduan Game
Direktur Indonesia Heritage Foundations (IHF) Wahyu Farrah Dina dalam Seminar Pendidikan Keluarga Duta Oase Cinta yang diselenggarakan Kemdikbud beberapa waktu lalu berbagi tips menghindarkan anak-anak dari kecanduan game.

Pertama, Susun jadwal aktivitas anak pengganti games: seperti olahraga, seni dan aktivitas lainnya. Kedua, jauhkan peralatan dan software games secara bertahap.

“Yang juga penting, letakkan Play Station, komputer atau perangkat game online lainnya di ruang terbuka. Bukan di kamar anak,” kata Wahyu Farrah Dina. Terakhir, tentu, jangan kenalkan game kepada anak di bawah usia 8 tahun, kecuali game edukatif.***

Jakarta, Senin 25 April 2015
Biro Komunikasi dan Layanan Masyarakat
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan 


Dibaca: 809 Pengunjung


 
artikel Lainnya
26 November 2014 : Integritas Guru Jadi Syarat: Guru Masuk dalam Tim Evaluasi Kurikulum 2013
06 November 2014 : Pergeseran Paradigma Belajar Abad 21
28 Oktober 2014 : Sumpah Pemuda, Ikrar Nasionalisme Pemuda
19 Desember 2012 : Pengenalan Web Programming dengan PHP
10 Desember 2012 : Pengenalan Database dan Programming
Cari artikel :    
 
AGENDA
23-05-2016-02-06-2016
  EVALUASI PEMBELAJARAN
 
30-12-2014-18-01-2015
  Agenda HUT ke-38
 
29-10-2014-29-10-2014
  Ulangan Akhir Semester
 
26-08-2014-26-08-2014
  KALENDER PENDIDIKAN
 
06-02-2013-06-02-2013
  DANA PUNIA PEMUGARAN PADMASANA DAN PELINGGIH PENUNGGUNG KARANG (Lanjutan)
 
Agenda Lainnya

VIDEO KEGIATAN
Video Kegiatan Lainnya

SITUS TERKAIT
  SMAN 4 Denpasar
  SMAN 5 Denpasar
  SMAN 2 Denpasar
  SMAN 7 Denpasar
  SMAN 8 Denpasar
  NUPTK
  SMAN 1 Denpasar
  KEMDIKBUD
Situs Terkait Lainnya

JAJAK PENDAPAT
Bagaimana Penilaian Anda Terhadap Website SMAN 3 Denpasar?
Sangat Bagus
Bagus
Kurang Bagus
Jelek
 
Responden : 6742 Responden
Lihat hasil

DATA PENGUNJUNG


1519458

Pengunjung hari ini : 115
Total pengunjung : 197355

Hits hari ini : 242
Total Hits : 1519458

Pengunjung Online: 2



  Copyright © 2012 SMAN 3 Denpasar. All Rights Reserved.